Fakta: Marketer yang berhasil menciptakan niche yang unik bisa mendapatkan hasil yang sangat menggiurkan!
Pertanyaannya sekarang: Apa yang bisa kita lakukan untuk menciptakan niche unik di tengah kompetisi ketat saat ini?
Kalau diungkap rahasianya, sebenarnya,
niche itu sendiri dan orang yang menciptakannya adalah
faktor utama yang membedakan satu produk dengan beragam
produk lainnya.
OK. Berdasarkan pengamatan saya, ada 15 prinsip
yang perlu di jalankan untuk sebuah bisnis, dan ini bisa Anda model
dan aplikasikan untuk kesuksesan bisnis Anda sendiri. Lalu
perhatikan berapa keuntungan yang bisa didapat dengan
mempraktekkannya.
Berikut adalah 15 prinsip yang kami perhatikan bagaimana membangun sebuah niche :
1. Prinsip Adaptasi : Cara paling mudah untuk menciptakan ide baru adalah dengan mengerjakan apa yang sedang orang lain kerjakan saat ini. Tapi tunggu dulu, jangan asal ikut-ikutan. Lihat juga apakah ide baru ini bisa diadaptasikan ke bisnis, produk atau layanan yang Anda tawarkan atau tidak?
1. Prinsip Adaptasi : Cara paling mudah untuk menciptakan ide baru adalah dengan mengerjakan apa yang sedang orang lain kerjakan saat ini. Tapi tunggu dulu, jangan asal ikut-ikutan. Lihat juga apakah ide baru ini bisa diadaptasikan ke bisnis, produk atau layanan yang Anda tawarkan atau tidak?
Sebagai contoh, begitu banyak marketer online
yang membuka membership website yang dibuka untuk
international. Dan hal ini merupakan sebuah peluang
untuk diaplikasikan di Indonesia. Cara Adaptasinya: Kita bisa membuka
membership website menggunakan bahasa Indonesia khusus untuk target
market di Indonesia. Dan ini menjadi nilai plus
dibandingkan pesaing-pesaingnya di luar yang tidak bisa
berbahasa Indonesia.
2. Prinsip Nilai Lebih : Kemampuan kita menambahkan penawaran lebih terhadap produk atau layanan, dimana pesaing kita tidak memiliki atau melakukannya.
2. Prinsip Nilai Lebih : Kemampuan kita menambahkan penawaran lebih terhadap produk atau layanan, dimana pesaing kita tidak memiliki atau melakukannya.
Kita bisa memberikan
pelayanan jauh lebih komplit dibandingkan para pesaing, plus
biaya yang relatif terjangkau oleh target marketnya.
3. Prinsip Kombinasi : Nilai
lebih dari produk/layanan lain yang bisa digabungkan
dengan produk yang kita miliki sehingga menjadikan produk
kita lebih baik lagi.
Kita bisa memperhatikan kelebihan dan
kekurangan para pesaing. Dan me 'model' setiap kelebihan
yang dimiliki oleh beberapa pesaing yang berbeda , lalu
gabungkan beberapa kelebihan tersebut hingga kita bisa jauh lebih
komplit dibandingkan yang lain.
4. Prinsip Personalitas : Memberikan sentuhan pribadi terhadap produk yang kita tawarkan pada pelanggan. Hal ini sangat penting karena orang sangat suka pada sentuhan pribadi yang mencerminkan sang empunya. Jadi buatlah produk atau layanan yang lebih personal dan jauh dari kesan seragam.
5. Prinsip Kemudahan : Mencari lebih banyak strategi untuk membuat produk atau layanan yang kita tawarkan lebih mudah untuk dibeli, digunakan, dimiliki dan direkomendasikan pada orang lain. Bahkan bisa lebih menarik pelanggan setia.
4. Prinsip Personalitas : Memberikan sentuhan pribadi terhadap produk yang kita tawarkan pada pelanggan. Hal ini sangat penting karena orang sangat suka pada sentuhan pribadi yang mencerminkan sang empunya. Jadi buatlah produk atau layanan yang lebih personal dan jauh dari kesan seragam.
5. Prinsip Kemudahan : Mencari lebih banyak strategi untuk membuat produk atau layanan yang kita tawarkan lebih mudah untuk dibeli, digunakan, dimiliki dan direkomendasikan pada orang lain. Bahkan bisa lebih menarik pelanggan setia.
Misalnya dalam hal pembayaran, tidak hanya
menerima pembayaran lewat kartu kredit dan autodebit
satu rekening Bank saja, tapi beri kemudahan dengan cara transfer dari
Bank manapun juga.
6. Prinsip Pengurangan : Meminimalisir keluhan pelanggan terhadap produk atau layanan yang kita tawarkan. Saat ini orang tidak hanya membeli untuk memastikan manfaatnya tapi juga dengan memastikan kekurangannya. Tidak ada pelanggan yang mau membeli produk yang serba bermasalah. Jadi kita perlu berusaha meminimalisir berbagai resiko yang kemungkinan akan diterima pelanggan.
6. Prinsip Pengurangan : Meminimalisir keluhan pelanggan terhadap produk atau layanan yang kita tawarkan. Saat ini orang tidak hanya membeli untuk memastikan manfaatnya tapi juga dengan memastikan kekurangannya. Tidak ada pelanggan yang mau membeli produk yang serba bermasalah. Jadi kita perlu berusaha meminimalisir berbagai resiko yang kemungkinan akan diterima pelanggan.
Satu minggu satu kali, selalu sempatkan untuk mengadakan meeting untuk mereview
perkembangan perusahaan anda dan juga Untuk meminimalisir keluhan
pelanggan, dan mencari solusi untuk setiap masalah yang
dihadapi secara bersama sama.
7. Prinsip Perluasan : Pastikan pelanggan puas dengan produk atau layanan yang kita tawarkan. Kepuasan pelanggan bisa menjadi tolak ukur bagi kita untuk memperluas segmen pasar.
7. Prinsip Perluasan : Pastikan pelanggan puas dengan produk atau layanan yang kita tawarkan. Kepuasan pelanggan bisa menjadi tolak ukur bagi kita untuk memperluas segmen pasar.
Dengan menambah fitur-fitur baru dari waktu
ke waktu merupakan salah satu prinsip perluasan
yang baik untuk dilakukan .
8. Prinsip Hiburan : Berikan ketenangan dan kesenangan pada pelanggan. Orang yang sedang bahagia biasanya akan melakukan pembelian dengan mudah.
8. Prinsip Hiburan : Berikan ketenangan dan kesenangan pada pelanggan. Orang yang sedang bahagia biasanya akan melakukan pembelian dengan mudah.
Melakukan pendekatan dan
membuat senang calon pelanggan melalui sebuah Newsletter yang
dikelola dengan baik. Melalui newsletter, banyak
pelanggan yang merasa terhibur, dan senang hingga
akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan bisnis anda.
9. Prinsip Tahan Lama : Pengalaman orang lain atau testimoni memiliki sifat tahan lama.
9. Prinsip Tahan Lama : Pengalaman orang lain atau testimoni memiliki sifat tahan lama.
Sempatkan waktu untuk meminta pendapat orang lain mengenai produk atau layanan anda. Baik online
atau saat seminar. Simpan setiap satu kalimat yang
bagus yang datang dari setiap pelanggan untuk keperluan bisnis anda.
Lebih banyak testimoni, lebih baik, karena ini bisa
menjual.
10. Prinsip Kemudahan Penggunaan : Kemampuan pelanggan untuk mengakses produk atau layanan yang kita tawarkan di lebih dari satu tempat. Termasuk kemampuan produk atau layanan yang kita tawarkan untuk digunakan pelanggan di mana saja, tidak terbatas pada satu tempat.
10. Prinsip Kemudahan Penggunaan : Kemampuan pelanggan untuk mengakses produk atau layanan yang kita tawarkan di lebih dari satu tempat. Termasuk kemampuan produk atau layanan yang kita tawarkan untuk digunakan pelanggan di mana saja, tidak terbatas pada satu tempat.
Anda bisa menyediakan 'Costumer Online',
jadi pelanggan tidak perlu datang ke kantor anda . Dari
rumah pun bisa!
11. Prinsip Minimalis : Mengurangi fitur tertentu untuk membuat produk yang kita jual lebih efisien, lebih mudah disimpan atau dibawa bahkan lebih mudah untuk digunakan.
11. Prinsip Minimalis : Mengurangi fitur tertentu untuk membuat produk yang kita jual lebih efisien, lebih mudah disimpan atau dibawa bahkan lebih mudah untuk digunakan.
Misalnya untuk produk informasi. Buatlah
produk yang mudah ' di download ', sehingga pelanggan lebih mudah
menerima dan memesan.
12. Prinsip Kebalikan :
Cek fitur atau layanan apa yang ditawarkan dan tidak
ditawarkan oleh pesaing. Jika toko pesaing kita tutup di
akhir pekan, bisakah toko kita buka? Jika target market
pesaing adalah orang tua, maka kita bisa mentargetkan
orang yang lebih muda. Bahkan jika pesaing mentargetkan kalangan
kelas atas, maka kita bisa mentargetkan kalangan menengah ke
bawah, dsb.
13. Prinsip Keamanan : Tonjolkan layanan yang bisa memberi rasa aman dan resiko yang kecil. Umumnya orang tidak suka dengan pengalaman kehilangan, tidak aman atau buang uang dengan sia-sia.
Dengan memberitahu alamat rumah kita di
situs dengan lengkap, no. Telpon dan HP yang bisa
dihubungi, bahkan foto kita untuk memperlihatkan bahwa
kita bukan marketer yang suka bersembunyi di belakang
website, bisa membantu menciptakan rasa aman calon pelanggan.
14. Prinsip Kecepatan : Banyak orang yang benci untuk menunggu. Sangat penting untuk melakukan sesuatu lebih cepat dari pesaing kita tanpa mengurangi kualitas. Seperti memenuhi pesanan, layanan, hasil, pengiriman barang dan keluhan. Pikirkan dan lakukan dengan cepat!
15. Prinsip Melawan Arus : Salah satu kunci kesuksesan adalah mau mengerjakan sesuatu yang tidak disukai oleh para pesaing. Jika kita memiliki sebuah bisnis, cari kebiasaan apa yang tidak dilakukan oleh pesaing kita untuk pelanggannya dan mulailah kita untuk melakukan hal itu. Dengan melakukan hal tersebut kita bisa berharap mendapatkan celah pelanggan yang tidak dibidik oleh pesaing kita.
14. Prinsip Kecepatan : Banyak orang yang benci untuk menunggu. Sangat penting untuk melakukan sesuatu lebih cepat dari pesaing kita tanpa mengurangi kualitas. Seperti memenuhi pesanan, layanan, hasil, pengiriman barang dan keluhan. Pikirkan dan lakukan dengan cepat!
15. Prinsip Melawan Arus : Salah satu kunci kesuksesan adalah mau mengerjakan sesuatu yang tidak disukai oleh para pesaing. Jika kita memiliki sebuah bisnis, cari kebiasaan apa yang tidak dilakukan oleh pesaing kita untuk pelanggannya dan mulailah kita untuk melakukan hal itu. Dengan melakukan hal tersebut kita bisa berharap mendapatkan celah pelanggan yang tidak dibidik oleh pesaing kita.
Terapkan prinsip di atas , lakukan improvisasi, yang tentunya "cocok" dengan bisnis online yang sedang kita jalankan. Dengan demikian, diharapkan kita mampu menciptakan niche yang tangguh yang mampu bersaing di tengah kompetisi yang ketat saat ini.
Selamat mencoba !